MOCO Goes to SMA Tri Ratna!

Standard

Berita oleh Delivia, siswi SMA.

moco 1
Sudah banyak penulis-penulis kreatif seperti Raditya Dika, Dewi “Dee” Lestari, Bernard Batubara yang terkenal karena tulisannya. Baru-baru ini buku kumpulan cerpen milik Dewi Lestari yang berjudul Filosofi Kopi diangkat ke layar lebar. Wow, keren! Filmnya pun juga tak kalah keren.

Ingin menjadi penulis kreatif? ingin bisa membuat cerpen yang menarik? Ingin lancar menulis essai atau skripsi? Berkaitan dengan pertanyaan tersebut, MOCO pada Kamis, 16 April 2015, pukul 13.00 – 15.00 WIB mengadakan seminar “Creative Writing” di Sekolah Tri Ratna, Taman Sari, Jakarta Barat. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X dan XI SMA Tri Ratna bertempat di Aula Cetya Sekolah Tri Ratna.

Sebelumnya, apa itu MOCO? MOCO (baca: moco, bukan moko), dalam bahasa Jawa moco berarti baca. MOCO merupakan “social reading application” yang berguna untuk kalian yang suka membaca. Di aplikasi ini kalian dapat membaca buku-buku gratis dan juga bersosialisasi dengan pengguna lainnya. Tidak hanya itu, jika kalian mempunyai naskah-naskah cerpen, novel, kumpulan puisi, dan lain-lain, lalu bingung untuk menerbitkannya, kalian dapat mengirim naskah tersebut ke Hanum@aksaramaya.com. MOCO dapat diunduh dan diakses melalui smartphone dan komputer.

Kita sudah sering mendengar “creative writing”, tetapi apakah yang dimaksud sebenarnya dengan “creative writing”? Sebelum mengungkapkan jawabannya, Jun Joe Winanto atau biasa yang dipanggil Kak Jun sebagai chief editor MOCO menjelaskan bahwa kita semua bisa menulis, “Perhatiin deh, kalian anak muda jaman sekarang yang suka curhat di social media, curhatan tersebut sudah termasuk menulis. Dan, jika curhatan-curhatan tersebut dikumpulkan akan membentuk tulisan.”. “Creative writing merupakan tulisan yang sarat akan imajinasi. Rahasia dalam creative writing sebenarnya adalah sarat akan imajinasi dalam memainkan pikiran lalu menuangkan dalam tulisan.” sambung Kak Jun. Creative writing memerlukan persiapan, cara berpikir, ide menulis yang kreatif, karena creative writing tidak hanya sekedar tulisan. Contoh persiapan yang bisa dilakukan seperti pemilihan kata-kata untuk membangun emosi, sehingga ada hubungan antara pembaca dengan cerita. Agar tulisan kita “creative”, memerlukan cara berpikir yang kreatif dan tidak sesusah yang dibayangkan untuk melakukannya. Yang perlu dilakukan hanya melangkah keluar melihat dunia luar dan membuka pikiran kita, karena apa yang ada di sekeliling kita bisa dijadikan ide untuk menulis.

Senior editor MOCO, Sulung Siti Hanum atau biasa yang dipanggil Ka Hanum menasihati, ”Bukalah mata dan kuping di sekeliling kita. Jangan menunduk main handphone terus. Kalau keluarga ajak pergi, kenapa kita tidak ikut. Gak ada salahnya, toh justru menambah pengalaman dan ide yang nantinya bisa dituangkan di tulisan kita.” Dan, Ide kreatif dapat berupa: surat untuk diri sendiri seperti surat untuk masa depan dan masa lalu , cerita pendek, puisi, diary, dan autobiography. Selain hal di atas, masih banyak lagi materi yang dijelaskan seperti apa saja unsur creative writing, dan bagaimana proses menulis kreatif menggunakan premis dan sebagainya.

Di akhir acara, Bapak Indro, guru bahasa Indonesia kelas XI dan XII memberikan respon yang bagus kepada MOCO berupa usulan kepada para siswa-siswi kelas XI dan XII untuk memulai menulis kreatif . Dan Ka Jun dan Ka Hanum membagikan buku “Ralita & Tora” dan “Bad boy & Shy Girl” kepada siswa-siswi yang memenangkan kuis berupa
pertanyaan tentang MOCO.

MOCO sangat bermanfaat bagi siswa-siswi SMA Tri Ratna karena menulis merupakan keahlian yang sangat berguna, tak hanya itu menulis juga bagian dari kemampuan yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari apalagi untuk para siswa dalam mengerjakan tugasnya seperti: makalah, essay, dan lain-lain. Jika kalian mempunyai naskah-naskah cerpen, novel, kumpulan puisi, dan lain-lain, lalu bingung untuk menerbitkannya, kalian dapat mengirim naskah tersebut ke Hanum@aksaramaya.com, ujar Kak Hanum. Kakak Hanum sebagai senior editor MOCO akan senang hati untuk menerimanya dan jika hasil karyamu layak dan bagus akan diterbitkan ke aplikasi “MOCO” ini! MOCO sudah berhasil menerbitkan buku (printed book) “Bad boy & Shy girl” yang merupakan cikal bakal dari sinetron anak muda yaitu “Ganteng Ganteng Serigala” (GGS).

Pelatihan Software Akuntansi Accurate oleh UBM

Standard

01

Menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, khususnya dalam bidang akuntasi yang diaplikasikan oleh banyak perusahaan, sekolah harus mampu melahirkan siswa-siswa yang berkompeten dalam bidang akuntansi. Sehubungan dengan kemampuan di bidang akuntansi, Sekolah Tri Ratna bekerja sama dengan Universitas Bunda Mulia (UBM), Program Studi Akuntasi mengadakan pelatihan software akuntansi Accurate. Pelatihan berlangsung pada hari Jumat, 20 Maret 2015 di laboratorium komputer Sekolah Tri Ratna. Kegiatan ini diikuti oleh 27 peserta dari SMA Tri Ratna, SMK Tri Ratna, SMK Pluit Raya, dan SMA Kristen Yusuf yang dibimbing oleh mahasiswa semester 6 dari Program Studi Akuntansi UBM. Kegiatan ini juga ditujukan untuk mempersiapkan siswa dalam mengadapi lomba Akuntansi “Accasia Computerized Accounting Competition” atau ACC yang ke IV tingkat lokal dan nasional.

Menurut Ketua Prodi Akuntansi UBM, Ibu Ririn Breliastiti, SE.,MM. “Pelatihan ini merupakan bentuk pengabdian UBM kepada masyarakat untuk menyosialisasikan serta mempelajari software akuntansi Accurate yang telah diaplikasikan oleh banyak perusahaan saat ini dan nantinya siswa yang telah dilatih akan mengikuti lomba untuk mengetahui feedback dari siswa”.

06

02

03

SD TRI RATNA Dalam Program “LOLIPOP” RAJAWALI TELEVISI (RTV)

Standard

IMG_9438 S

Pada hari Kamis, 5 Maret 2015, Rajawali Televisi (RTV) hadir di Sekolah Tri Ratna bersama sejumlah kru dan peralatan untuk syuting dalam rangka pengambilan gambar pada program LOLIPOP RTV. Lolipop adalah sebuah program variety kids show yang ditayangkan di RTV. Program ini berisikan tidak hanya sekedar memberi ilmu pengetahuan penting bagi anak-anak tetapi juga sangat menghibur. Tayangan ini dipandu oleh kakak Tia, kakak Tora, dan kakak Kayna.

Pengambilan gambar dimulai dari paduan suara siswa SD yang memainkan alat musik tradisional angklung. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan siswi SD dalam tari oriental. Setelah itu dilanjutkan dengan pengambilan gambar eksperimen sains, seperti membuat tulisan, membuat bola bekel, air mancur dari balon dan lain-lain. Kemudian dilanjutkan acara permainan yang diikuti oleh siswa SD, dan terakhir membuat prakarya.

Program ini ditayangkan pada hari Sabtu dan minggu 14 – 15 Maret 2015, pukul 08.30 – 9.00 WIB di Rajawali Televisi.
Jangan lupa untuk menontonnya.

IMG_9389 S

IMG_20150304_082100

PRODUK SEKOLAH TRI RATNA – DANIEL JOHAN, ANGGOTA DPR RI 2014-2019

Standard

IMG_4126

“Produk Sekolah TRI RATNA wajib lebih baik dari saya, wajib memiliki daya survive yang tinggi untuk menghadapi persaingan hidup yang keras pada saat ini” kata dari Bapak Daniel Johan kepada para siswa-siswi SMA dan SMK TRI RATNA. Bapak Daniel Johan merupakan Anggota DPR – RI (2014-2019) yang mengenyam pendidikan di SMP TRI RATNA dan kemudian melanjutkan ke SMA TRI RATNA, lulusan tahun 1992. Hari ini (7 November 2014) beliau kembali ke “rumah” kembali ke Sekolah TRI RATNA memberikan sharing pengalaman dan motivasi kepada siswa-siswi Sekolah TRI RATNA.

Bapak Daniel Johan juga mengucapkan terima kasih kepada Sekolah TRI RATNA karena dua hal, yang pertama adalah pengalaman hidup paling indah di Sekolah TRI RATNA dan yang kedua adalah pendidikan yang baik dan pengalaman berorganisasi. Beliau berharap Sekolah TRI RATNA menjadi sekolah yang baik dalam mendidik anak didik dan mencetak anak didik menjadi manusia yang berguna.

Harapan dari Bapak dr. Krishnanda W.M., M.Sc. ketua Yayasan Sekolah TRI RATNA, semoga Daniel Johan menjadi tokoh Buddhis yang bisa diteladani dan mengabdi kepada bangsa Indonesia.

IMG_4077

IMG_4118

IMG_4058

PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN PELAJARAN 2015-2016

Standard
poster psb 2015 - 2016

poster psb 2015 – 2016

Bagi orang tua yang akan menyekolahkan anaknya atau orang tua yang putra-putrinya akan lulus sekolah, tentu saat ini sedang sibuk mempersiapkan putra-putrinya dalam memperoleh pendidikan lanjutan yang lebih baik. Sehubungan dengan akan berakhirnya tahun pelajaran 2014-2015, Sekolah Tri Ratna mempersiapkan diri untuk memasuki tahun pelajaran 2015-2016 dengan membuka Penerimaan Siswa Baru untuk calon siswa TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Pendaftaran siswa baru telah dibuka sejak 27 Oktober 2014.

Kenapa Sekolah Tri Ratna?

Sekolah Tri Ratna berkomitmen meningkatkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter dengan mengembangkan aspek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap dan moral) dan psikomotor (keterampilan) siswa. Sekolah Tri Ratna juga menghadirkan cara belajar yang menyenangkan (learning without fear) dan membangun karakter anak bangsa dengan mengintegrasikan “Pendidikan Nilai-nilai Kemanusiaan dan Hidup Berkesadaran” dalam setiap pembelajaran untuk menjadikan anak-anak kita SMART, GOOD, dan MINDFULNESS.

Untuk mewujudkan itu semua, Sekolah Tri Ratna mempersiapkan diri dengan sarana dan prasarana yang memadai dan memaksimalkan fasilitas sekolah seperti laboratorium (lab) multimedia, lab bahasa, lab komputer, lab sains, wifi, perpustakaan, lapangan olahraga, kolam renang, kebun percobaan, klinik gigi, arena bermain, cetya, dan kantin. Selain kegiatan belajar pelajaran pokok, juga ada kegiatan ektrakurikuler untuk mengembangkan kreatifitas siswa melalui kegiatan GMPM ARANAFS (Generasi Muda Peduli Moral), PMR, Mandarin, Multimedia, Sempoa, Pramuka, Lingkungan Hidup, Yoga, Dokter Kecil, , Bio-teknologi, Olahraga (basket, renang, futsal, voly, badminton, tenis meja), Kegiatan sosial keagamaan, bakti sosial, Seni (musik, paduan suara, seni rupa, tari, modern dance, angklung, gitar), Beladiri (taekwondo, kempo), Prakarya, Teater, Tataboga, Home industry, Photoshop, Fotografi, Pembukuan, dan lain-lain.
binus

Sekolah Tri Ratna juga didukung oleh Binus Center dalam program kerjasama pembelajaran di bidang teknologi informasi/IT untuk membentuk anak didik yang unggul yang memiliki kemampuan di bidang teknologi informasi.

binus center

binus center

Segera daftarkan putra-putri Anda untuk mendapatkan kemudahan dan keuntungan dalam administrasi penerimaan siswa baru. Hubungi kami di (021) 6385 4385, Ext. 105 (TK), Ext. 108 (SD), Ext. 111 (SMP), Ext. 112 (SMA), Ext. 114 (SMK), atau datang ke Sekolah Tri Ratna di jalan Talib I No. 35-37, Tamansari, Jakarta Barat.
Let Join Us!

Study Tour to Yogyakarta

Standard
DSC_0009_edit

Siswa dan Guru SMK TRI RATNA berada di Taman Wisata Borobudur

Pada hari Selasa, 27 Mei 2014 yang lalu, siswa SMK Tri Ratna memiliki kesempatan untuk melakukan kegiatan Study Tour di Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan study tour  ini diikuti oleh 38 orang siswa dan 8 orang guru pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru bagi siswa baik mengenai situs-situs bersejarah maupun kegiatan home industry. Kegiatan ini akan menjadi kegiatan tahunan yang diikuti oleh siswa kelas 11. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah supaya siswa SMK TRI RATNA memiliki kesempatan untuk menginjakkan kaki di Candi Borobudur yang merupakan candi Buddha tertua dan mendapat penghargaan World Heritage oleh UNESCO.

Pada pukul 22.00 WIB, siswa berangkat menuju kota Yogyakarta dengan menggunakan kereta Progo dari Stasiun Senen. Perjalanan ini menghabiskan waktu tempuh selama 10 jam, sehingga rombongan tiba pada hari Selasa, 28 Mei 2014 pukul 08.00 WIB di Stasiun Lempuyangan. Setibanya disana, rombongan sudah dijemput oleh bus yang disewa selama siswa berada disana.

IMG_3775_edit

Siswa SMK Tri Ratna tiba di alun-alun utara Yogyakarta

 

Tempat pertama yang dikunjungi oleh siswa adalah Sentra Industri Batik yang bernama Perusahaan Batik Luwes yang terletak berdekatan dengan Museum Keraton Yogyakarta. Di tempat ini, siswa diberikan kesempatan untuk melihat proses pembuatan batik, baik batik tulis maupun batik cap. Tidak hanya melihat prosesnya, siswa juga turut mempraktikkan langsung proses pembuatan batik tersebut, mulai dari pemilihan dan penggambaran pola batik, menggambar batik tersebut dengan menggunakan canting, pewarnaan kain batik, pencucian dan penjemuran kain hingga proses tersebut selesai. Setiap siswa mengerjakan proses ini selama + 3 jam. Para siswa sangat tertarik dengan kegiatan ini, beberapa dari siswa membuat pola batik baru dengan imajinasi yang mereka miliki, dan hasilnya pun sangat memuaskan.

 

20140528_092934_edit

Siswa melukis pola batik menggunakan canting didampingi pegawai toko

Pada malam harinya, siswa berjalan-jalan di sepanjang jalan Malioboro. Malioboro merupakan pusat wisata belanja bagi turis domestik dan internasional. Jalan Malioboro ini menjadi tempat berkumpulnya para pedagang kaki lima yang menjual kerajinan khas Yogya, lesehan yang menjual makanan gudeg, dan para seniman jalanan yang menghibur para pengunjung. Siswa memiliki banyak waktu untuk menikmati dan membeli kerajinan dan oleh-oleh khas Yogyakarta.

Pada hari berikutnya, Kamis, 29 Mei 2014, siswa mengunjungi beberapa candi Buddha yang berada di Yogyakarta, diantaranya: Candi Mendut, Candi Pawon dan Candi Borobudur. Candi pertama yang siswa kunjungi adalah Candi Mendut. Siswa mengeksplorasi candi ini bersama-sama dengan anggota kelompoknya, siswa berusaha menyelesaikan tugas yang telah diberikan oleh guru pembimbingnya. Setelah semuanya selesai, siswa langsung bertolak menuju Candi Pawon.

Selama di Candi Pawon, siswa kembali mengamati dan mencari informasi mengenai candi ini. Siswa mendapatkan informasi dari papan informasi yang tersedia di candi ini. Selain itu, siswa juga mengambil beberapa foto yang akan dijadikan bahan laporan perjalanan study tour. Pukul 11.30 WIB, kami melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur. Candi Borobudur merupakan tujuan akhir dari perjalanan hari ini. Di candi ini, siswa mendapatkan bantuan dari tour guide yang tersedia disana. Tour guide tersebut menjelaskan banyak hal mengenai Candi Borobudur ini, mulai dari seluk beluk candi ini, bukti yang menyatakan kenapa Candi Borobudur menjadi salah satu 7 keajaiban dunia (7 Wonders Heritage), nilai filosofi yang terkandung dari setiap bentuk stupa yang mengelilingi candi tersebut. Siswa menghabiskan waktu selama 3 jam untuk mendapatkan informasi mengenai Candi Borobudur.

Pada hari ketiga, Jumat, 30 Mei 2014, merupakan hari terakhir dari kegiatan ini. Pada hari ini, siswa akan mengunjungi Sentra Oleh-Oleh Bakpia Pathuk dan Pasar Beringharjo. Pasar Beringharjo merupakan pasar tertua yang penuh dengan nilai-nilai dan filosofi. Secara harfiah, Beringharjo memiliki arti hutan pohon beringin yang diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar. Di tempat ini, siswa dapat mempelajari mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kewirausahaan. Selain itu, siswa juga mempelajari prinsip-prinsip ekonomi dan proses perdagangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat setiap harinya.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan, siswa pun berangkat menuju Stasiun Lempuyangan untuk kembali ke Jakarta. Melalui kegiatan ini, siswa dapat menambah wawasan mengenai situs-situs bersejarah, kewirausahaan dan prinsip-prinsip ekonomi yang terjadi dalam kehidupan masyarakat pada umumnya.

“Battle Cooking” KARTINI DAY 2014

Standard
masak spageti

masak spageti

Berita oleh Ferry, siswa SMA Tri Ratna

Pertempuran memasak antar kelas merupakan sebuah acara yang dicanangkan oleh pihak SMA Tri Ratna dalam rangka memperingati hari Kartini, 21 April 2014. Dalam acara ini, pihak sekolah memberikan kesempatan kepada peserta didiknya untuk menghidangkan sebuah masakan kepada para guru yang sekaligus sebagai dewan jurinya dan ada satu pihak dari Yayasan Sekolah Tri Ratna yang ikut dalam proses penilaiannya.
Dalam pertempuran memasak ini diikuti oleh 6 kelas, yang semuanya hampir memiliki keterampilan memasak yang baik. Masakan yang diperlombakan dalam perlombaan ini adalah hidangan utama, hidangan penutup (desert), serta minuman. Hidangan utamanya adalah spagethi, sedangkan hidangan penutup adalah minuman kreasi para siswa/siswi SMA Triratna. Waktu yang ditentukan oleh pihak sekolah kepada para peserta didiknya dalam menghidangkan itu semua adalah 4 jam.
Hidangan utama hanya boleh di masak oleh siswa laki-laki, sedangkan desert dan minumannya boleh dilakukan oleh siswa maupun siswi. Acara ini hampir semuanya disambut antusias oleh siswa/siswi SMA Tri Ratna. Sedangkan dana yang digunakan oleh para siswa untuk membeli bahan-bahan keperluan memasak hanya diperoleh dari dana kas kelas mereka masing-masing. Tapi itu semua tidak mengurungkan niat kami untuk mengikuti acara yang bisa dibilang sangat jarang sekali dijumpai.
IMG_9214 S

Dimulai dari kelas XA yang menghidangkan Spagethi Bolognese, sebagai menu andalan kelas mereka, sedangkan desert-nya adalah “Fruity IceCream”. Untuk minuman yang mereka persiapkan adalah minuman sirup yang mereka beri nama “Sirup ala XA”. Dilihat dari cara menyiapkan hidangan mereka, dibutuhkan kekompakan dan rasa solidaritas yang besar, yaitu dalam pembagian kerja yang tertata cukup baik.
Selanjutnya kelas XB, mereka menghidangkan Spagethi yang mereka beri nama “Spagethi ala XB”. Untuk desert, mereka membuat “Pudding Custard” dan minumannya adalah “Guava Juice”. Saat saya mengunjungi ke kelas ini, kami terkejut melihat bahwa kelas ini menggunakan 8 kompor sekaligus untuk membuat hidangan dan kami mendapat informasi bahwa kelas ini menggunakan budget yang cukup besar
Kemudian kami mengunjungi kelas XI IPS, dimana para siswa-siswinya sedang sibuk membuat hidangan. Di kelas ini menu utamanya yaitu spagethi, diberi nama oleh mereka dengan julukan “Spagethi chicken sauce with cheese”, sedangkan desert mereka adalah “White and Chocolate Pudding” untuk minumannya, kelas ini membuat “Milkshake Oreo”.
Selanjutnya kami menghampiri kelas XI IPA, di kelas ini terlihat cukup bersih dan rapi dalam menghidangkan masakan yang telah ditentukan oleh pihak sekolah. Menu utama di kelas ini diberi nama “Spagethi Bolognese” tidak berbeda jauh dengan nama menu yang dihidangkan oleh kelas XA tetapi belum tentu dari segi cita rasanya. Untuk desert, mereka menyiapkan “Tropical Pancake” yang terdiri dari banyak macam buah yang ada, dan mampu meningkatkan selera makan bagi yang melihatnya. Sedangkan minumannya mereka menyiapkan “Melon Crus” sebagai pendamping “Tropical Pancake”

penjurian

penjurian

Beralih ke kelas XII IPS, di kelas ini yang cukup menarik saat melihat Desert mereka yang unik, yang mereka beri nama sendiri yaitu “Bolu Cream Rame-Rame”. Menu utama mereka dinamai dengan “Spagethi Jamur” sedangkan minuman yang mereka hidangkan adalah “Strawberry Lemon”.
Selanjutnya beranjak ke kelas XII IPA, di kelas ini sangat terlihat kecakapan mereka semua dalam menghidangkan masakan. Dalam pembagian tugas kerja, sangat baik hampir tidak berbeda jauh dengan kelas XA. Menu utama yang dihidangkan diberi nama dengan nama “Spagheti BlackPaper”. Terdengar dari namanya, spagheti ini mungkin siap mengguncang lidah para dewan juri dengan sensasi rasa pedasnya. Sedangkan menu desertnya adalah “Banana Split”, untuk minumannya mereka menyiapkan “Blue Ocean” yang dapat memikat bagi yang ingin meminumnya dengan sensasi lautan yang biru.
Dalam pembicaraan para juri, sempat para juri mengungkapkan bahwa ternyata siswa-siswi SMA Tri Ratna memiliki bakat yang belum pernah ditunjukkan para siswa. Sisi kreatif siswa diperlihatkan dalam bidang masak-memasak. Luar biasa.
Acara ini memiliki makna tersendiri di dalamnya, serta dapat memberikan beberapa motivasi bagi para siswa yaitu meningkatkan rasa solidaritas, rasa kebersamaan, manajemen waktu, koordinasi pembagia kerja, dan kreatifitas. Harapan para siswa, semoga program maupun acara ini dapat berlangsung kembali. Selamat Hari Kartini.

IMG_9269 S

IMG_9268 S

IMG_9274 S

IMG_9273 S

IMG_9271 S

IMG_9270 S

KUNJUNGAN KE DINAS KEBAKARAN DKI JAKARTA

Standard
pemadam kebakaran TK Tri Ratna

pemadam kebakaran TK Tri Ratna

“Jangan bermain korek api” kata salah satu siswa TK Tri Ratna ketika ditanya cara mencegah kebakaran oleh petugas dari Dinas Kebakaran DKI Jakarta. Saat itu hari Selasa, 2 April 2014, siswa TK mengunjungi Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta di Jl. KH. Zainul Arifin Jakarta Pusat.

Dengan antusias siswa TK mengikuti kegiatan mulai dari tanya jawab mengenai kebakaran, cara mencegah kebakaran, cara mengatasi kebakaran dan menanggulangi bencana. Kemudian acara dilanjutkan dengan melihat film tentang pemadam kebakaran. Setelah selesai menonton siswa TK diajak bermain lomba mengenakan pakaian petugas pemadam kebakaran. Lomba berlangsung seru dan lucu pada saat siswa sedang beradu cepat mengenakan baju yang terlalu besar untuk badan seumuran anak TK.

Kemudian acara dilanjutkan dengan melihat peralatan pemadam kebakaran, seperti mobil-mobil yang digunakan untuk memadamkan kebakaran. Ternyata tidak hanya mobil pembawa air dan penyemprot air saja, ada banyak mobil pendukung petugas lainnya seperti, mobil pengangkut korban, mobil kipas asap, dan lain-lain.
Kemudian anak-anak diajak berkeliling dengan mobil pemadam kebakaran mengitari daerah Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta. Di akhir kegiatan, siswa diajak untuk berbasah-basahan melakukan simulasi pemadaman kebakaran dengan menyemprotkan air, layaknya sedang memadamkan api.

mendengarkan penjelasan petugas pemadam kebakaran

mendengarkan penjelasan petugas pemadam kebakaran

Simulasi memadamkan api

Simulasi memadamkan api

LOMBA YOGA SMA TRI RATNA

Standard
yoga gaya Padmasana

yoga gaya Padmasana

Berita dan foto oleh Angela dan Billy, siswa SMA

Pada hari Jumat, 21 Maret 2014, pukul 12.35 WIB di Sekolah Tri Ratna tepatnya di SMA Tri Ratna , ada perlombaan yaitu lomba Yoga. Lomba tersebut dilaksanakan oleh SMA Tri Ratna berkaitan dengan kegiatan ekstrakurikuler yoga di SMA Tri Ratna.

Awal acara dimulai dengan doa sesuai dengan kepercayaan masing-masing, kemudian setelah berdoa, acara dibuka oleh kepala SMA Tri Ratna , Ibu Susi yang kemudian diteruskan pelatih yoga sendiri , yaitu Bapak Budi. Beliau mengatakan bahwa kompetisi Yoga ini adalah yang paling pertama di Indonesia & di Jakarta. Selama beliau mengajar di sekolah lain, baru kali ini ia mengadakannya di SMA Tri Ratna. Bapak Budi mengadakan lomba ini dengan tujuan untuk membuat para siswa-siswi lebih rajin, semangat, sehat dan bugar, menyukai yoga serta dapat mempopulerkan Yoga.

Bapak Budi didampingi oleh Ibu Kuifun sebagai juri serta Bapak Ivan sebagai Koordinator Sekolah Tri Ratna juga berpartisipasi dalam lomba yoga ini. Gaya pertama yang di perlombakan adalah gaya Padmasana atau Teratai yang berfungsi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, menstabilkan tekanan darah dan membuat kita terbiasa untuk duduk tegak. Sebanyak 33 siswa-siswi mulai melakukan gaya tersebut. Penilaian dilakukan secara langsung oleh Pak Budi dan Ibu Kuifun dengan cara memperhatikan mereka satu per satu sesuai absensi. Setelah penilaian selesai, para siswa-siswi diberikan waktu selama 10 menit untuk beristirahat.

penilaian lomba yoga

penilaian lomba yoga

Gaya selanjutnya ada Relfexi Asanas atau Jurus Jupe yaitu Yoga khas Indonesia yang berfungsi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit karena titik-titik refleksi ditekan. Gaya ini dilakukan dengan cara berdiri dengan kedua tangan direntangkan di atas kepala membentuk sudut 90 derajat dan kaki mereka berjinjit atau berjalan menggunakan tumit mereka. Para siswa-siswi melakukan gaya tersebut dengan cara berputar mengelilingi kelas selama 5 menit. Penilaian dilakukan dengan teliti oleh Bapak Budi dan Ibu kuifun. Setelah gaya kedua ini, mereka diberikan waktu untuk beristirahat selama 10 menit.

Kemudian peserta lomba melakukan gaya yang ketiga yaitu para siswa-siswi berdiri dengan menggunakan satu kaki mereka. Gaya bebas asalkan kedua kaki tidak menapak lantai. Mereka boleh mengganti gaya apabila terasa pegal atau tidak seimbang. Gaya ini berfungsi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit karena titik refleksi ditekan. Penilaian dilakukan dengan saksama oleh Bapak Budi dan Ibu Kuifun yang kemudian berunding untuk menentukan siapa juaranya .

yoga gaya Relfexi Asanas

yoga gaya Relfexi Asanas

Setelah dewan juri berunding, akhirnya para juara lomba telah dipilih. Ibu Lina menyebutkan satu per satu para juara nya, yaitu Juara I: Joni dari kelas XII IPS , Juara II: Mirni dari kelas XII IPS , Juara III: Ananda dari kelas XII IPA dan Juara IV: Fany dari kelas XII IPS.

“Awalnya saya penasaran karena saya belum pernah ikut Yoga, apalagi di daerah saya tidak ada yoga. Efek yang saya dapatkan setelah mengikuti yoga adalah badan saya jadi terasa lebih sehat ketika bangun tidur. Semoga yoga masih ada di SMA Tri Ratna” ujar Joni. Bapak Ivan juga memberikan kesan dan pesannya bahwa yoga merupakan kegiatan yang berguna yang dapat dilaksanakan di mana saja termasuk di rumah. Kemudian acara ditutup oleh Ibu Susi dan diakhiri dengan foto bersama.

foto bersama juara yoga

foto bersama juara yoga

PENYULUHAN ANTI NARKOBA

Standard

Berita oleh Della, Yenni, Stephani – siswa SMA Tri Ratna

penyuluhan narkoba oleh BNN

penyuluhan narkoba oleh BNN

Sehubungan dengan kegiatan ektra dari Sekolah Tri Ratna, GMPM ARANAFS (Generasi Muda Peduli Moral, Anti Rokok, Anti Narkoba, Anti Freesex) mengadakan acara penyuluhan tentang narkoba. Tepat pada hari Jumat, 7 Maret 2014 di Cetya Sekolah Tri Ratna, diadakan penyuluhan anti Narkoba dengan tema Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. Acara tersebut mendatangkan narasumber dari BNN (Badan Narkotika Nasional), yaitu Bapak Drs. Yudi Kusmayadi, BS, MSPN. Penyuluhan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 10 dan 11 SMA Tri Ratna dan kelas 10 SMK Tri Ratna.

Rangkaian acara ini dimulai dengan kata sambutan dari ketua panitia penyelenggara serta kepala SMA Tri Ratna yang diwakilkan oleh wakil kepala sekolah. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyuluhan tentang Narkoba serta pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba/narkotika. Selain itu, siswa-siswi SMA dan SMK Tri Ratna dijelaskan pula tentang fungsi dan tugas dari BNN sebagai badan yang mengurusi masalah yang berkaitan dengan Narkotika. Pada saat jalannya penyuluhan, siswa-siswi SMA dan SMK Tri Ratna terlihat sangat tertarik dengan penyuluhan yang diberikan. Mereka semua sangat memperhatikan dan mengikuti acara tersebut hingga selesai.
Pada saat sesi tanya jawab pun, mereka menanyakan beberapa pertanyaan kepada narasumber tentang Narkotika. Pada akhir penyuluhan, Bapak Yudi selaku narasumber memberikan pesan kepada siswa-siswi SMA dan SMK Tri ratna yaitu :“ Bila kita ingin menyelamatkan orang-orang di sekitar kita dari Narkotika, terlebih dahulu selamatkan keluarga, lalu selamatkan teman sebaya, dan yang terakhir selamatkan masyarakat. ”

Penyuluhan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberi pengetahuan yang luas tentang narkoba serta meningkatkan pula kesadaran siswa-siswi terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat.