PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN PELAJARAN 2015-2016

Standard
poster psb 2015 - 2016

poster psb 2015 – 2016

Bagi orang tua yang akan menyekolahkan anaknya atau orang tua yang putra-putrinya akan lulus sekolah, tentu saat ini sedang sibuk mempersiapkan putra-putrinya dalam memperoleh pendidikan lanjutan yang lebih baik. Sehubungan dengan akan berakhirnya tahun pelajaran 2014-2015, Sekolah Tri Ratna mempersiapkan diri untuk memasuki tahun pelajaran 2015-2016 dengan membuka Penerimaan Siswa Baru untuk calon siswa TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Pendaftaran siswa baru telah dibuka sejak 27 Oktober 2014.

Kenapa Sekolah Tri Ratna?

Sekolah Tri Ratna berkomitmen meningkatkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter dengan mengembangkan aspek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap dan moral) dan psikomotor (keterampilan) siswa. Sekolah Tri Ratna juga menghadirkan cara belajar yang menyenangkan (learning without fear) dan membangun karakter anak bangsa dengan mengintegrasikan “Pendidikan Nilai-nilai Kemanusiaan dan Hidup Berkesadaran” dalam setiap pembelajaran untuk menjadikan anak-anak kita SMART, GOOD, dan MINDFULNESS.

Untuk mewujudkan itu semua, Sekolah Tri Ratna mempersiapkan diri dengan sarana dan prasarana yang memadai dan memaksimalkan fasilitas sekolah seperti laboratorium (lab) multimedia, lab bahasa, lab komputer, lab sains, wifi, perpustakaan, lapangan olahraga, kolam renang, kebun percobaan, klinik gigi, arena bermain, cetya, dan kantin. Selain kegiatan belajar pelajaran pokok, juga ada kegiatan ektrakurikuler untuk mengembangkan kreatifitas siswa melalui kegiatan GMPM ARANAFS (Generasi Muda Peduli Moral), PMR, Mandarin, Multimedia, Sempoa, Pramuka, Lingkungan Hidup, Yoga, Dokter Kecil, , Bio-teknologi, Olahraga (basket, renang, futsal, voly, badminton, tenis meja), Kegiatan sosial keagamaan, bakti sosial, Seni (musik, paduan suara, seni rupa, tari, modern dance, angklung, gitar), Beladiri (taekwondo, kempo), Prakarya, Teater, Tataboga, Home industry, Photoshop, Fotografi, Pembukuan, dan lain-lain.
binus

Sekolah Tri Ratna juga didukung oleh Binus Center dalam program kerjasama pembelajaran di bidang teknologi informasi/IT untuk membentuk anak didik yang unggul yang memiliki kemampuan di bidang teknologi informasi.

binus center

binus center

Segera daftarkan putra-putri Anda untuk mendapatkan kemudahan dan keuntungan dalam administrasi penerimaan siswa baru. Hubungi kami di (021) 6385 4385, Ext. 105 (TK), Ext. 108 (SD), Ext. 111 (SMP), Ext. 112 (SMA), Ext. 114 (SMK), atau datang ke Sekolah Tri Ratna di jalan Talib I No. 35-37, Tamansari, Jakarta Barat.
Let Join Us!

Study Tour to Yogyakarta

Standard
DSC_0009_edit

Siswa dan Guru SMK TRI RATNA berada di Taman Wisata Borobudur

Pada hari Selasa, 27 Mei 2014 yang lalu, siswa SMK Tri Ratna memiliki kesempatan untuk melakukan kegiatan Study Tour di Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan study tour  ini diikuti oleh 38 orang siswa dan 8 orang guru pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru bagi siswa baik mengenai situs-situs bersejarah maupun kegiatan home industry. Kegiatan ini akan menjadi kegiatan tahunan yang diikuti oleh siswa kelas 11. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah supaya siswa SMK TRI RATNA memiliki kesempatan untuk menginjakkan kaki di Candi Borobudur yang merupakan candi Buddha tertua dan mendapat penghargaan World Heritage oleh UNESCO.

Pada pukul 22.00 WIB, siswa berangkat menuju kota Yogyakarta dengan menggunakan kereta Progo dari Stasiun Senen. Perjalanan ini menghabiskan waktu tempuh selama 10 jam, sehingga rombongan tiba pada hari Selasa, 28 Mei 2014 pukul 08.00 WIB di Stasiun Lempuyangan. Setibanya disana, rombongan sudah dijemput oleh bus yang disewa selama siswa berada disana.

IMG_3775_edit

Siswa SMK Tri Ratna tiba di alun-alun utara Yogyakarta

 

Tempat pertama yang dikunjungi oleh siswa adalah Sentra Industri Batik yang bernama Perusahaan Batik Luwes yang terletak berdekatan dengan Museum Keraton Yogyakarta. Di tempat ini, siswa diberikan kesempatan untuk melihat proses pembuatan batik, baik batik tulis maupun batik cap. Tidak hanya melihat prosesnya, siswa juga turut mempraktikkan langsung proses pembuatan batik tersebut, mulai dari pemilihan dan penggambaran pola batik, menggambar batik tersebut dengan menggunakan canting, pewarnaan kain batik, pencucian dan penjemuran kain hingga proses tersebut selesai. Setiap siswa mengerjakan proses ini selama + 3 jam. Para siswa sangat tertarik dengan kegiatan ini, beberapa dari siswa membuat pola batik baru dengan imajinasi yang mereka miliki, dan hasilnya pun sangat memuaskan.

 

20140528_092934_edit

Siswa melukis pola batik menggunakan canting didampingi pegawai toko

Pada malam harinya, siswa berjalan-jalan di sepanjang jalan Malioboro. Malioboro merupakan pusat wisata belanja bagi turis domestik dan internasional. Jalan Malioboro ini menjadi tempat berkumpulnya para pedagang kaki lima yang menjual kerajinan khas Yogya, lesehan yang menjual makanan gudeg, dan para seniman jalanan yang menghibur para pengunjung. Siswa memiliki banyak waktu untuk menikmati dan membeli kerajinan dan oleh-oleh khas Yogyakarta.

Pada hari berikutnya, Kamis, 29 Mei 2014, siswa mengunjungi beberapa candi Buddha yang berada di Yogyakarta, diantaranya: Candi Mendut, Candi Pawon dan Candi Borobudur. Candi pertama yang siswa kunjungi adalah Candi Mendut. Siswa mengeksplorasi candi ini bersama-sama dengan anggota kelompoknya, siswa berusaha menyelesaikan tugas yang telah diberikan oleh guru pembimbingnya. Setelah semuanya selesai, siswa langsung bertolak menuju Candi Pawon.

Selama di Candi Pawon, siswa kembali mengamati dan mencari informasi mengenai candi ini. Siswa mendapatkan informasi dari papan informasi yang tersedia di candi ini. Selain itu, siswa juga mengambil beberapa foto yang akan dijadikan bahan laporan perjalanan study tour. Pukul 11.30 WIB, kami melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur. Candi Borobudur merupakan tujuan akhir dari perjalanan hari ini. Di candi ini, siswa mendapatkan bantuan dari tour guide yang tersedia disana. Tour guide tersebut menjelaskan banyak hal mengenai Candi Borobudur ini, mulai dari seluk beluk candi ini, bukti yang menyatakan kenapa Candi Borobudur menjadi salah satu 7 keajaiban dunia (7 Wonders Heritage), nilai filosofi yang terkandung dari setiap bentuk stupa yang mengelilingi candi tersebut. Siswa menghabiskan waktu selama 3 jam untuk mendapatkan informasi mengenai Candi Borobudur.

Pada hari ketiga, Jumat, 30 Mei 2014, merupakan hari terakhir dari kegiatan ini. Pada hari ini, siswa akan mengunjungi Sentra Oleh-Oleh Bakpia Pathuk dan Pasar Beringharjo. Pasar Beringharjo merupakan pasar tertua yang penuh dengan nilai-nilai dan filosofi. Secara harfiah, Beringharjo memiliki arti hutan pohon beringin yang diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar. Di tempat ini, siswa dapat mempelajari mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kewirausahaan. Selain itu, siswa juga mempelajari prinsip-prinsip ekonomi dan proses perdagangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat setiap harinya.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan, siswa pun berangkat menuju Stasiun Lempuyangan untuk kembali ke Jakarta. Melalui kegiatan ini, siswa dapat menambah wawasan mengenai situs-situs bersejarah, kewirausahaan dan prinsip-prinsip ekonomi yang terjadi dalam kehidupan masyarakat pada umumnya.

“Battle Cooking” KARTINI DAY 2014

Standard
masak spageti

masak spageti

Berita oleh Ferry, siswa SMA Tri Ratna

Pertempuran memasak antar kelas merupakan sebuah acara yang dicanangkan oleh pihak SMA Tri Ratna dalam rangka memperingati hari Kartini, 21 April 2014. Dalam acara ini, pihak sekolah memberikan kesempatan kepada peserta didiknya untuk menghidangkan sebuah masakan kepada para guru yang sekaligus sebagai dewan jurinya dan ada satu pihak dari Yayasan Sekolah Tri Ratna yang ikut dalam proses penilaiannya.
Dalam pertempuran memasak ini diikuti oleh 6 kelas, yang semuanya hampir memiliki keterampilan memasak yang baik. Masakan yang diperlombakan dalam perlombaan ini adalah hidangan utama, hidangan penutup (desert), serta minuman. Hidangan utamanya adalah spagethi, sedangkan hidangan penutup adalah minuman kreasi para siswa/siswi SMA Triratna. Waktu yang ditentukan oleh pihak sekolah kepada para peserta didiknya dalam menghidangkan itu semua adalah 4 jam.
Hidangan utama hanya boleh di masak oleh siswa laki-laki, sedangkan desert dan minumannya boleh dilakukan oleh siswa maupun siswi. Acara ini hampir semuanya disambut antusias oleh siswa/siswi SMA Tri Ratna. Sedangkan dana yang digunakan oleh para siswa untuk membeli bahan-bahan keperluan memasak hanya diperoleh dari dana kas kelas mereka masing-masing. Tapi itu semua tidak mengurungkan niat kami untuk mengikuti acara yang bisa dibilang sangat jarang sekali dijumpai.
IMG_9214 S

Dimulai dari kelas XA yang menghidangkan Spagethi Bolognese, sebagai menu andalan kelas mereka, sedangkan desert-nya adalah “Fruity IceCream”. Untuk minuman yang mereka persiapkan adalah minuman sirup yang mereka beri nama “Sirup ala XA”. Dilihat dari cara menyiapkan hidangan mereka, dibutuhkan kekompakan dan rasa solidaritas yang besar, yaitu dalam pembagian kerja yang tertata cukup baik.
Selanjutnya kelas XB, mereka menghidangkan Spagethi yang mereka beri nama “Spagethi ala XB”. Untuk desert, mereka membuat “Pudding Custard” dan minumannya adalah “Guava Juice”. Saat saya mengunjungi ke kelas ini, kami terkejut melihat bahwa kelas ini menggunakan 8 kompor sekaligus untuk membuat hidangan dan kami mendapat informasi bahwa kelas ini menggunakan budget yang cukup besar
Kemudian kami mengunjungi kelas XI IPS, dimana para siswa-siswinya sedang sibuk membuat hidangan. Di kelas ini menu utamanya yaitu spagethi, diberi nama oleh mereka dengan julukan “Spagethi chicken sauce with cheese”, sedangkan desert mereka adalah “White and Chocolate Pudding” untuk minumannya, kelas ini membuat “Milkshake Oreo”.
Selanjutnya kami menghampiri kelas XI IPA, di kelas ini terlihat cukup bersih dan rapi dalam menghidangkan masakan yang telah ditentukan oleh pihak sekolah. Menu utama di kelas ini diberi nama “Spagethi Bolognese” tidak berbeda jauh dengan nama menu yang dihidangkan oleh kelas XA tetapi belum tentu dari segi cita rasanya. Untuk desert, mereka menyiapkan “Tropical Pancake” yang terdiri dari banyak macam buah yang ada, dan mampu meningkatkan selera makan bagi yang melihatnya. Sedangkan minumannya mereka menyiapkan “Melon Crus” sebagai pendamping “Tropical Pancake”

penjurian

penjurian

Beralih ke kelas XII IPS, di kelas ini yang cukup menarik saat melihat Desert mereka yang unik, yang mereka beri nama sendiri yaitu “Bolu Cream Rame-Rame”. Menu utama mereka dinamai dengan “Spagethi Jamur” sedangkan minuman yang mereka hidangkan adalah “Strawberry Lemon”.
Selanjutnya beranjak ke kelas XII IPA, di kelas ini sangat terlihat kecakapan mereka semua dalam menghidangkan masakan. Dalam pembagian tugas kerja, sangat baik hampir tidak berbeda jauh dengan kelas XA. Menu utama yang dihidangkan diberi nama dengan nama “Spagheti BlackPaper”. Terdengar dari namanya, spagheti ini mungkin siap mengguncang lidah para dewan juri dengan sensasi rasa pedasnya. Sedangkan menu desertnya adalah “Banana Split”, untuk minumannya mereka menyiapkan “Blue Ocean” yang dapat memikat bagi yang ingin meminumnya dengan sensasi lautan yang biru.
Dalam pembicaraan para juri, sempat para juri mengungkapkan bahwa ternyata siswa-siswi SMA Tri Ratna memiliki bakat yang belum pernah ditunjukkan para siswa. Sisi kreatif siswa diperlihatkan dalam bidang masak-memasak. Luar biasa.
Acara ini memiliki makna tersendiri di dalamnya, serta dapat memberikan beberapa motivasi bagi para siswa yaitu meningkatkan rasa solidaritas, rasa kebersamaan, manajemen waktu, koordinasi pembagia kerja, dan kreatifitas. Harapan para siswa, semoga program maupun acara ini dapat berlangsung kembali. Selamat Hari Kartini.

IMG_9269 S

IMG_9268 S

IMG_9274 S

IMG_9273 S

IMG_9271 S

IMG_9270 S

KUNJUNGAN KE DINAS KEBAKARAN DKI JAKARTA

Standard
pemadam kebakaran TK Tri Ratna

pemadam kebakaran TK Tri Ratna

“Jangan bermain korek api” kata salah satu siswa TK Tri Ratna ketika ditanya cara mencegah kebakaran oleh petugas dari Dinas Kebakaran DKI Jakarta. Saat itu hari Selasa, 2 April 2014, siswa TK mengunjungi Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta di Jl. KH. Zainul Arifin Jakarta Pusat.

Dengan antusias siswa TK mengikuti kegiatan mulai dari tanya jawab mengenai kebakaran, cara mencegah kebakaran, cara mengatasi kebakaran dan menanggulangi bencana. Kemudian acara dilanjutkan dengan melihat film tentang pemadam kebakaran. Setelah selesai menonton siswa TK diajak bermain lomba mengenakan pakaian petugas pemadam kebakaran. Lomba berlangsung seru dan lucu pada saat siswa sedang beradu cepat mengenakan baju yang terlalu besar untuk badan seumuran anak TK.

Kemudian acara dilanjutkan dengan melihat peralatan pemadam kebakaran, seperti mobil-mobil yang digunakan untuk memadamkan kebakaran. Ternyata tidak hanya mobil pembawa air dan penyemprot air saja, ada banyak mobil pendukung petugas lainnya seperti, mobil pengangkut korban, mobil kipas asap, dan lain-lain.
Kemudian anak-anak diajak berkeliling dengan mobil pemadam kebakaran mengitari daerah Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta. Di akhir kegiatan, siswa diajak untuk berbasah-basahan melakukan simulasi pemadaman kebakaran dengan menyemprotkan air, layaknya sedang memadamkan api.

mendengarkan penjelasan petugas pemadam kebakaran

mendengarkan penjelasan petugas pemadam kebakaran

Simulasi memadamkan api

Simulasi memadamkan api

LOMBA YOGA SMA TRI RATNA

Standard
yoga gaya Padmasana

yoga gaya Padmasana

Berita dan foto oleh Angela dan Billy, siswa SMA

Pada hari Jumat, 21 Maret 2014, pukul 12.35 WIB di Sekolah Tri Ratna tepatnya di SMA Tri Ratna , ada perlombaan yaitu lomba Yoga. Lomba tersebut dilaksanakan oleh SMA Tri Ratna berkaitan dengan kegiatan ekstrakurikuler yoga di SMA Tri Ratna.

Awal acara dimulai dengan doa sesuai dengan kepercayaan masing-masing, kemudian setelah berdoa, acara dibuka oleh kepala SMA Tri Ratna , Ibu Susi yang kemudian diteruskan pelatih yoga sendiri , yaitu Bapak Budi. Beliau mengatakan bahwa kompetisi Yoga ini adalah yang paling pertama di Indonesia & di Jakarta. Selama beliau mengajar di sekolah lain, baru kali ini ia mengadakannya di SMA Tri Ratna. Bapak Budi mengadakan lomba ini dengan tujuan untuk membuat para siswa-siswi lebih rajin, semangat, sehat dan bugar, menyukai yoga serta dapat mempopulerkan Yoga.

Bapak Budi didampingi oleh Ibu Kuifun sebagai juri serta Bapak Ivan sebagai Koordinator Sekolah Tri Ratna juga berpartisipasi dalam lomba yoga ini. Gaya pertama yang di perlombakan adalah gaya Padmasana atau Teratai yang berfungsi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, menstabilkan tekanan darah dan membuat kita terbiasa untuk duduk tegak. Sebanyak 33 siswa-siswi mulai melakukan gaya tersebut. Penilaian dilakukan secara langsung oleh Pak Budi dan Ibu Kuifun dengan cara memperhatikan mereka satu per satu sesuai absensi. Setelah penilaian selesai, para siswa-siswi diberikan waktu selama 10 menit untuk beristirahat.

penilaian lomba yoga

penilaian lomba yoga

Gaya selanjutnya ada Relfexi Asanas atau Jurus Jupe yaitu Yoga khas Indonesia yang berfungsi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit karena titik-titik refleksi ditekan. Gaya ini dilakukan dengan cara berdiri dengan kedua tangan direntangkan di atas kepala membentuk sudut 90 derajat dan kaki mereka berjinjit atau berjalan menggunakan tumit mereka. Para siswa-siswi melakukan gaya tersebut dengan cara berputar mengelilingi kelas selama 5 menit. Penilaian dilakukan dengan teliti oleh Bapak Budi dan Ibu kuifun. Setelah gaya kedua ini, mereka diberikan waktu untuk beristirahat selama 10 menit.

Kemudian peserta lomba melakukan gaya yang ketiga yaitu para siswa-siswi berdiri dengan menggunakan satu kaki mereka. Gaya bebas asalkan kedua kaki tidak menapak lantai. Mereka boleh mengganti gaya apabila terasa pegal atau tidak seimbang. Gaya ini berfungsi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit karena titik refleksi ditekan. Penilaian dilakukan dengan saksama oleh Bapak Budi dan Ibu Kuifun yang kemudian berunding untuk menentukan siapa juaranya .

yoga gaya Relfexi Asanas

yoga gaya Relfexi Asanas

Setelah dewan juri berunding, akhirnya para juara lomba telah dipilih. Ibu Lina menyebutkan satu per satu para juara nya, yaitu Juara I: Joni dari kelas XII IPS , Juara II: Mirni dari kelas XII IPS , Juara III: Ananda dari kelas XII IPA dan Juara IV: Fany dari kelas XII IPS.

“Awalnya saya penasaran karena saya belum pernah ikut Yoga, apalagi di daerah saya tidak ada yoga. Efek yang saya dapatkan setelah mengikuti yoga adalah badan saya jadi terasa lebih sehat ketika bangun tidur. Semoga yoga masih ada di SMA Tri Ratna” ujar Joni. Bapak Ivan juga memberikan kesan dan pesannya bahwa yoga merupakan kegiatan yang berguna yang dapat dilaksanakan di mana saja termasuk di rumah. Kemudian acara ditutup oleh Ibu Susi dan diakhiri dengan foto bersama.

foto bersama juara yoga

foto bersama juara yoga

PENYULUHAN ANTI NARKOBA

Standard

Berita oleh Della, Yenni, Stephani – siswa SMA Tri Ratna

penyuluhan narkoba oleh BNN

penyuluhan narkoba oleh BNN

Sehubungan dengan kegiatan ektra dari Sekolah Tri Ratna, GMPM ARANAFS (Generasi Muda Peduli Moral, Anti Rokok, Anti Narkoba, Anti Freesex) mengadakan acara penyuluhan tentang narkoba. Tepat pada hari Jumat, 7 Maret 2014 di Cetya Sekolah Tri Ratna, diadakan penyuluhan anti Narkoba dengan tema Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. Acara tersebut mendatangkan narasumber dari BNN (Badan Narkotika Nasional), yaitu Bapak Drs. Yudi Kusmayadi, BS, MSPN. Penyuluhan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 10 dan 11 SMA Tri Ratna dan kelas 10 SMK Tri Ratna.

Rangkaian acara ini dimulai dengan kata sambutan dari ketua panitia penyelenggara serta kepala SMA Tri Ratna yang diwakilkan oleh wakil kepala sekolah. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyuluhan tentang Narkoba serta pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba/narkotika. Selain itu, siswa-siswi SMA dan SMK Tri Ratna dijelaskan pula tentang fungsi dan tugas dari BNN sebagai badan yang mengurusi masalah yang berkaitan dengan Narkotika. Pada saat jalannya penyuluhan, siswa-siswi SMA dan SMK Tri Ratna terlihat sangat tertarik dengan penyuluhan yang diberikan. Mereka semua sangat memperhatikan dan mengikuti acara tersebut hingga selesai.
Pada saat sesi tanya jawab pun, mereka menanyakan beberapa pertanyaan kepada narasumber tentang Narkotika. Pada akhir penyuluhan, Bapak Yudi selaku narasumber memberikan pesan kepada siswa-siswi SMA dan SMK Tri ratna yaitu :“ Bila kita ingin menyelamatkan orang-orang di sekitar kita dari Narkotika, terlebih dahulu selamatkan keluarga, lalu selamatkan teman sebaya, dan yang terakhir selamatkan masyarakat. ”

Penyuluhan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberi pengetahuan yang luas tentang narkoba serta meningkatkan pula kesadaran siswa-siswi terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat.

PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK DAN CAP GO MEH

Standard

(Berita oleh Ferry – Siswa SMA Tri Ratna)

Menghias Kelas
Dalam menyambut perayaan Imlek di tahun 2014, sekolah kami yang berada di daerah Tamansari, Jakarta Barat, ikut serta dalam merayakan hari perayaan Imlek. Salah satu perayaan tersebut yaitu memberikan pernak pernik imlek yang dilakukan siswa di setiap kelas yang berada di sekolah kami yaitu Sekolah Tri Ratna.

Hiasan imlek di kelas

Hiasan imlek di kelas

Tidak hanya untuk mempercantik kelas saja, tetapi acara menghias kelas ini juga dipergunakan sebagai ajang Lomba yang diadakan antar kelas, dan penilaian diambil oleh guru-guru di sekolah kami. Dalam kegiatan acara menghias kelas, sebenarnya banyak kendala yang dihadapi oleh para siswa, salah satunya anggaran yang memakan cukup banyak biaya untuk membeli pernak pernik Imlek dan kekompakkan kelas. Walaupun ada kendala, hal ini tidak menyurutkan siswa dalam kegiatan “Menghias Kelas” ini. Dalam kegiatan ini, semua perangkat kelas dan anggotanya ikut ambil alih dalam menghias kelas tersebut. Tentu saja respon positif dari guru yang diterima oleh kami menjadi motivasi kita semua. GONG XI FA CAI!

Kesenian Barongsai
Selain acara menghias kelas yang dilakukan oleh sekolah kami, Sekolah Tri Ratna juga mengadakan acara kesenian yang berasal dari China, yaitu Kesenian Barongsai. Kesenian ini sangat jarang dijumpai di daerah Jakarta, apabila ada, itupun semua pasti ada di kala hari-hari besar tertentu saja. Salah satunya seperti hari perayaan Cap Go Meh.
Sekolah kami juga turut mengundang acara kesenian Barongsai pada Cap Go Meh tahun ini. Acara ini berlangsung cukup meriah, tidak hanya para siswa dan guru saja yang menyaksikan acara kesenian Barongsai ini, tetapi masyarakat sekitarpun juga ikut melihat penampilan acara barongsai ini, walaupun melihatnya hanya dari luar lingkungan sekolah saja.

Barongsai

Barongsai

Terlihat sekali partisipasi siswa dan para guru yang cukup besar untuk menyaksikan acara kesenian Barongsai tersebut. Selain menyaksikan pertunjukannya, para siswa juga memberikan Angpao secara langsung kepada barongsai tersebut, tetapi juga yang hanya ingin meminta foto bersama barongsai tersebut.
Kesenian Barongsai ini selain melakukan atraksinya di lapangan sekolah, mereka juga melakukan atraksinya di dalam kelas-kelas yang telah disediakan Angpao, para Barongsai ini terlihat terampil mengambil angpao yang telah disediakan di kelas–kelas.

Identik dengan Merah
Imlek maupun Cap Go Meh sangat identik dengan warna merah. Jadi, dari pihak sekolah pun juga menganjurkan siswanya untuk mengenakan pakaian yang berwarna merah untuk merayakan Cap Go Meh. Bukan hanya dari siswa saja, tetapi dari pihak gurupun juga diperkenankan menggunakan pakaian yang serba merah. Warna-warna yang membuat suasana menjadi meriah dan bersemangat.
IMG_0749

kami dari siswa berharap semoga acara ini dapat dilaksanakan kembali pada tahun depan, yang tentunya diharapkan lebih menarik lagi daripada tahun ini.Selamat Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh.

Atraksi barongsai

Atraksi barongsai

PERINGATAN HARI MAGHA PUJA

Standard
Kebaktian magha puja Sekolah Tri Ratna

Kebaktian magha puja Sekolah Tri Ratna

Tepat di hari Jumat, 14 Februari 2014, sekolah Tri Ratna memperingati hari keagamaan Hari Magha Puja dan Cap Go Meh.
Acara dimulai dengan dua sesi kebaktian dan dua lokasi. Kebaktian yang pertama dimulai pukul 07.30 WIB oleh siswa dari SD Tri Ratna bertempat di Cetya, dan siswa SMP Tri Ratna kebaktian di lapangan TK. Kemudian kebaktian sesi kedua dilaksanakan pukul 09.00 WIB oleh para siswa SMA Tri Ratna di lapangan TK, dan siswa SMK di Cetya. Pada perayaan Magha Puja tahun ini dihadiri oleh dua biku yaitu Biku Bodhi dan Biku Kamthun yang memberikan Dhammadesana mengenai sila-sila yang dilakukan oleh para biku dan sila yang dipraktekkan oleh umat.

IMG_0689

Magha Puja merupakan peringatan peristiwa luar biasa pada zaman Buddha Gotama. Peristiwa Magha Puja ini diawali ketika Buddha berada di Taman Tupai, hutan bambu Veluvana-arama, di kota Rajagaha pada bulan Magha.

Pada saat yang sama Buddha dikunjungi oleh para Biku yang telah mencapai tingkat kesucian Arahat dan memiliki beberapa kemampuan abhinna. Dengan keinginan sendiri dan tanpa saling memberitahukan terlebih dahulu satu dengan yang lain, Mereka masing-masing pergi untuk mengunjungi Buddha. Pertemuan tanpa disengaja oleh para Biku Arahat di Taman Tupai itu dihadiri dalam jumlah mencapai 1250 orang Biku. Pada kesempatan itu Buddha mengadakan uposatha dan melakukan “Ehi Bhikkhu Upasampada” kepada mereka, yaitu pentabisan Biku dengan memakai ucapan Ehi Bhikkhu (datanglah, O, para Bhikkhu). Setelah mengadakan Ehi Bhikkhu Upasampada selanjutnya Beliau memberikan pembabaran “Ovadapatimokkha” kepada Mereka.

Siswa SMK Tri Ratna

Siswa SMK Tri Ratna

Ovadapatimokkha merupakan salah satu Dhamma yang sangat diminati oleh para Bijaksana, yang ingin melaksanakan kedisiplinan dalam bersila, terutama diminati oleh seorang Biku yang sedang melaksanakan kehidupan suci. Salah satu pembabaran Buddha tentang Ovadapatimokkha yang sangat indah dan dikenal oleh banyak umat Buddha adalah “Tidak melakukan segala kejahatan, senantiasa melakukan kebaikan, dan menyucikan hati dan pikiran; Inilah ajaran para Buddha”.

Kegiatan peringatan Magha Puja ini bertujuan untuk meningkatkan keyakinan dalam beragama, menambah pengetahuan tentang hari besar agama Buddha, serta mempraktekan dalam kehidupan sehari-hari.
IMG_0699

Siswa SMA menyanyikan lagu-lagu buddhis

Siswa SMA menyanyikan lagu-lagu buddhis

Peringatan Hari Ibu

Standard
anak-anak membersihkan kaki Ibu

anak-anak membersihkan kaki Ibu

Kalau kita berbicara tentang seorang Ibu rasanya hati ini ingin menangis dikarenakan belum bisa membahagiakan seorang ibu yang telah membuat kita lahir di muka bumi ini. Seorang ibu yang telah menjaga selama 9 bulan dalam kandungan dan mempertaruhkan nyawanya demi kita supaya kita dapat lahir di dunia ini. Ibu pula yang telah merawat kita sampai dewasa dan beliau pula yang paling berjasa dalam hidup kita.

Dalam rangka Hari Ibu di tahun 2013 ini, tepatnya tanggal 19 Desember 2013, TK Tri Ratna mengajak siswa-siswinya beserta Bunda untuk bersama-sama memperingati jasa-jasa kebajikan seorang Ibu. Bertempat di Cetya Sekolah Tri Ratna, pada pukul 07.30 acara dimulai dengan sambutan oleh Ibu Sri Kepala TK, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi untuk Ibu oleh siswi TK. Acara dilanjutkan dengan bernyanyi bersama lagu-lagu bertemakan Ibu, kemudian diteruskan dengan pemberian bunga origami yang dibuat sendiri oleh anak-anak yang kemudian diberikan kepada Bunda mereka.

Kemudian acara dilanjutkan dengan testimoni orang tua yang menyatakan bahwa kabajikan seorang Ibu tiada taranya, kita tidak akan sanggup untuk membalasnya, walau dengan menggendong di pundak kita sambil berjalan dalam seumur hidup. Oleh karena itu, kita harus senantiasa merawat dan membahagiakan orang tua kita.

Acara dilanjutkan dengan anak-anak yang mencuci dan membersihkan kaki seorang Ibu. Kaki Ibu di bilas dengan air oleh anak-anak, kemudian dibersihkan, digosok-gosok dengan tangan serta dilap dengan kain supaya bersih. Tampak beberapa Ibu meneteskan air mata haru melihat anaknya yang membersihkan kaki dengan hati yang tulus. Suasana pun menjadi mengharukan ketika ibu mencium dan memeluk anaknya erat-erat.

Tiba dipenghujung acara ketika doa bersama dilaksanakan, dan kemudian para Ibu beserta anaknya meninggalkan ruang Cetya menuju ke kelas untuk mengambil raport hasil belajar siswa pada semester 1.

Seorang Ibu memang jasanya tak terhingga kepada kita, karena kasih sayang seorang Ibu, kita bisa sampai menikmati hidup sampai sekarang. Mungkin Ibu bisa disebut juga dengan Malaikat dalam hidup kita. Maka jangan sia-siakan ketulusan dan kebaikan Ibu kepada kita. Berbaktilah, rawatlah, perlakukanlah dengan baik dan bahagiakan Ibu kita selagi Ibu masih ada. Selamat Hari Ibu.

lihat videonya di http://youtu.be/42F1_P-tb4U

Training Robotic Sekolah Tri Ratna

Standard

merakit robot

merakit robot

Hari Rabu, 18 Desember 2013 merupakan hari yang menyenangkan untuk siswa-siswi Sekolah Tri Ratna, khususnya siswa SMP, SMA dan SMK. Karena diadakan acara kreatif training robotic untuk persiapan Simposium Robotic Nasional pada 26 Januari 2014. Acara ini dilaksanakan di ruang cetya yang dipandu oleh kakak-kakak dari Binus dan Creative Kids Education.

Siswa-siswi diajarkan mengenai struktur robot, system kerja robot, alat-alatnya, lego, merakit robot, mengenal sensor robot (touch, rotation, untrasonic, light & sound sensor), programming, simulasi robot, aturan-aturan perlombaan dan misi-misi dalam perlombaan robot.

Pada kegiatan ini juga dipilih 10 tim dari siswa SMP, SMA, SMK yang mewakili pada simposium robotic nasional di Binus. Semoga sukses ya.

pengenalan robotic

pengenalan robotic

penjelasan struktur robot

penjelasan struktur robot

tes program

tes program