Celengan Bambu Untuk Amal

Pendidikan untuk generasi penerus tidak hanya mencakup bidang akademis semata, tetapi yang juga penting adalah membangun hati yang penuh dengan nilai-nilai luhur dan budi pekerti yang baik. Khususnya dalam perbuatan baik, berbuat suatu kebaikan selayaknya dilakukan setiap hari, setiap hari berbuat baik. Bagaimana supaya anak-anak didik selalu mengingat supaya setiap hari termotivasi untuk berbuat baik? Salah satunya dengan cara menyisihkan uang jajan yang berbentuk koin untuk dimasukkan ke dalam celengan bambu. Rutin setiap hari ditabungkan ke dalam celengan, setelah penuh kemudian didanakan.

Jumat, 24 Februari 2017, Relawan dari Yayasan Buddha Tzu Chi datang ke Sekolah Tri Ratna memberikan kesempatan kepada anak-anak siswa SMP untuk berdana, menuangkan hasil tabungan celengan bambunya. Selain itu juga diberikan sosialisasi bagi yang belum mengenal program celengan bambu, dan kemudian dibagikan celengan. Hasil dari celengan ini digunakan untuk kegiatan sosial membantu sesama. Selain para siswa yang dengan sukacita berdana, para gurupun tak ketinggalan untuk menuangkan celengan miliknya dengan senang hati. Di Sekolah Tri Ratna, penuangan celengan ini sudah dilakukan berkali-kali baik dari unit SD, SMP, SMA, maupun SMK.

Dana kecil, amal besar. Tak perlu ragu untuk memasukkan uang koin logam, 100, 200, 500, atau seribu rupiah, yang kadang tidak terlalu kita perhatikan karena nilainya kecil. Jangan dibuang, tapi masukkan ke dalam celengan amal, rutin setiap hari, agar pikiran kita terbiasa dengan perbuatan baik. Walaupun kecil, bila kita rutin melakukannya, kita kumpulkan, akan menjadi besar dan bermanfaat untuk sesama yang membutuhkan. Bagaikan butiran padi yang kecil, jika dikumpulkan akan memenuhi lumbung. Semoga setiap orang dapat melakukan kebajikan setiap hari dan menyebarkan cinta kasih universal ke seluruh dunia.