Day of Mindfulness

Tiiiing… Bel berdenting. Sejenak aktivitas pun berhenti. Peserta diajak kembali menyadari keberadaannya di saat itu, menyadari penuh, saat nafas masuk dan nafas keluar, merasakan keheningan dan kemudian timbul perasaan damai dan bahagia. “Guru yang damai dan bahagia akan dapat mengubah dunia,” pesan Biku Ven. Beliau adalah salah seorang pemateri handal yang datang langsung dari Plum Village, sebuah pusat meditasi terkemuka di bawah bimbingan Ven. Thich Nhat Hanh di Perancis. Demikianlah sekilas gambaran kegiatan yang dinamakan Day of Mindfulness (DoM) for Educators yang diselenggarakan pada 20 Mei 2017 di Tzu Chi Center.

Kegiatan ini diikuti oleh 118 peserta, sebagian besar di antaranya adalah pemerhati dan kalangan pendidik. Berkat kerjasama yang apik antara Plum Village, Badan Koordinasi Pendidikan Buddhis Indonesia (BKPBI), Pusdiklat Bodhidharma, dan Tzu Chi University Continuing Education Center (TCUCEC). Kegiatan bernuansa meditasi ini berjalan dengan khidmat dan baik, dipandu oleh enam biku dan bikuni anggota monastik dari Plum Village dan didukung oleh belasan relawan. Sekolah Tri Ratna yang tergabung dalam BKPBI mengirimkan sejumlah guru untuk mengikuti acara ini, dari semua unit TK, SD, SMP, SMA, dan SMK serta beberapa siswa.

Kegiatan ini dikhususkan untuk para guru, dengan tujuan agar mereka dapat menyikapi masalah-masalah yang ada di sekolah. Mereka diajarkan bagaimana membangun situasi yang menyenangkan dengan kesadaran penuh, dengan cara yang cukup sederhana yaitu mengatur pernafasan. Hal ini pun dapat diterapkan dalam berbagai kondisi mulai dari duduk, berjalan, berbaring, bekerja, ataupun saat makan.

Pada saat guru berhadapan dengan siswa, kadangkala ada siswa yang membuat guru marah, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenali emosi tersebut dan menemukan cara bagaimana mengatasinya. Ven. Thich Chan mengatakan pada situasi tersebut, saat kita merasa kesal, maka seorang guru harus mengendalikan dirinya sendiri dengan kesadaran penuh. Dengan kesadaran seorang guru dapat merubah dunia, dari yang tidak baik menjadi bermanfaat.

Menurut Ibu Lina Rusli, peserta dari Sekolah Tri Ratna, kegiatan ini sangat oke, dan memiliki banyak manfaat, dapat dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari seperti kegiatan nafas berkesadaran. Senada dengan Bapak Mursalin yang menyatakan bahwa kegiatan ini sangat menarik, dan latihan kesadarannya dapat diterapkan pada saat bekerja dan kehidupan sehari-hari.

Happy Teachers Will Change the World. Inilah tema dari kegiatan ini dengan harapan semua guru selalu dalam kondisi bahagia, sehingga dapat merubah dunia menjadi lebih baik. (sumber: www.tzuchi.or.id)

foto bersama peserta dari Sekolah Tri Ratna