LOMBA YOGA SMA TRI RATNA

yoga gaya Padmasana
yoga gaya Padmasana

Berita dan foto oleh Angela dan Billy, siswa SMA

Pada hari Jumat, 21 Maret 2014, pukul 12.35 WIB di Sekolah Tri Ratna tepatnya di SMA Tri Ratna , ada perlombaan yaitu lomba Yoga. Lomba tersebut dilaksanakan oleh SMA Tri Ratna berkaitan dengan kegiatan ekstrakurikuler yoga di SMA Tri Ratna.

Awal acara dimulai dengan doa sesuai dengan kepercayaan masing-masing, kemudian setelah berdoa, acara dibuka oleh kepala SMA Tri Ratna , Ibu Susi yang kemudian diteruskan pelatih yoga sendiri , yaitu Bapak Budi. Beliau mengatakan bahwa kompetisi Yoga ini adalah yang paling pertama di Indonesia & di Jakarta. Selama beliau mengajar di sekolah lain, baru kali ini ia mengadakannya di SMA Tri Ratna. Bapak Budi mengadakan lomba ini dengan tujuan untuk membuat para siswa-siswi lebih rajin, semangat, sehat dan bugar, menyukai yoga serta dapat mempopulerkan Yoga.

Bapak Budi didampingi oleh Ibu Kuifun sebagai juri serta Bapak Ivan sebagai Koordinator Sekolah Tri Ratna juga berpartisipasi dalam lomba yoga ini. Gaya pertama yang di perlombakan adalah gaya Padmasana atau Teratai yang berfungsi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, menstabilkan tekanan darah dan membuat kita terbiasa untuk duduk tegak. Sebanyak 33 siswa-siswi mulai melakukan gaya tersebut. Penilaian dilakukan secara langsung oleh Pak Budi dan Ibu Kuifun dengan cara memperhatikan mereka satu per satu sesuai absensi. Setelah penilaian selesai, para siswa-siswi diberikan waktu selama 10 menit untuk beristirahat.

penilaian lomba yoga
penilaian lomba yoga

Gaya selanjutnya ada Relfexi Asanas atau Jurus Jupe yaitu Yoga khas Indonesia yang berfungsi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit karena titik-titik refleksi ditekan. Gaya ini dilakukan dengan cara berdiri dengan kedua tangan direntangkan di atas kepala membentuk sudut 90 derajat dan kaki mereka berjinjit atau berjalan menggunakan tumit mereka. Para siswa-siswi melakukan gaya tersebut dengan cara berputar mengelilingi kelas selama 5 menit. Penilaian dilakukan dengan teliti oleh Bapak Budi dan Ibu kuifun. Setelah gaya kedua ini, mereka diberikan waktu untuk beristirahat selama 10 menit.

Kemudian peserta lomba melakukan gaya yang ketiga yaitu para siswa-siswi berdiri dengan menggunakan satu kaki mereka. Gaya bebas asalkan kedua kaki tidak menapak lantai. Mereka boleh mengganti gaya apabila terasa pegal atau tidak seimbang. Gaya ini berfungsi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit karena titik refleksi ditekan. Penilaian dilakukan dengan saksama oleh Bapak Budi dan Ibu Kuifun yang kemudian berunding untuk menentukan siapa juaranya .

yoga gaya Relfexi Asanas
yoga gaya Relfexi Asanas

Setelah dewan juri berunding, akhirnya para juara lomba telah dipilih. Ibu Lina menyebutkan satu per satu para juara nya, yaitu Juara I: Joni dari kelas XII IPS , Juara II: Mirni dari kelas XII IPS , Juara III: Ananda dari kelas XII IPA dan Juara IV: Fany dari kelas XII IPS.

“Awalnya saya penasaran karena saya belum pernah ikut Yoga, apalagi di daerah saya tidak ada yoga. Efek yang saya dapatkan setelah mengikuti yoga adalah badan saya jadi terasa lebih sehat ketika bangun tidur. Semoga yoga masih ada di SMA Tri Ratna” ujar Joni. Bapak Ivan juga memberikan kesan dan pesannya bahwa yoga merupakan kegiatan yang berguna yang dapat dilaksanakan di mana saja termasuk di rumah. Kemudian acara ditutup oleh Ibu Susi dan diakhiri dengan foto bersama.

foto bersama juara yoga
foto bersama juara yoga